Belajar dari babi ngepet di Depok

Foto by @DNK.id

Kejadian ini berawal dari hebohnya video babi ngepet di Bedahan, Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Diberitakan jika Adam Ibrahim bekerjasama dengan delapan orang warga berhasil menangkap babi ngepet yang telah meresahkan warga dengan mencuri uang warga 1-2 juta.

Diceritakan oleh Adam Ibrahim jika babi ngepet ini berkalung dan kepalanya diikat tali merah. Untuk menangkapnya, delapan orang warga harus bugil karena jika tidak bugil, warga tidak bisa melihatnya.

Cerita itu membuat warga sekitar datang untuk melihat babi yang ditangkap Adam Ibrahim.

Pihak kepolisian pun hadir untuk memeriksa. Untuk menghindari kerumunan, pihak kepolisian akhirnya menyembelih babi dan menguburnya tidak jauh dari lokasi penangkapan.

Setelah melalui pemeriksaan, diketahui jika cerita babi ngepet ini hanya karangan Adam Ibrahim.

Adam Ibrahim membeli babi seharga 900ribu dari pecinta hewan di market place dengan ongkos kirim 200ribu.

Adam Ibrahim mengaku khilaf. Alasan membuat berita tentang babi ngepet agar dirinya lebih terpandang sebagai tokoh masyarakat.

Cerita semakin berkembang ketika ada video yang menampilkan Ibu Wati, warga sekitar yang mencurigai tetangganya menganggur tapi banyak uang.

Ibu Wati sudah meminta maaf ketika warga sekitar menggeruduk rumahnya. Warga keberatan dengan keberadaan Ibu Wati dan meminta Ibu Wati keluar dari kampung.

Dari kasus babi ngepet di Depok ini kita belajar :

1. Jangan buat berita bohong apalagi cuma biar jadi viral. Ada konsekwensi hukumnya.

2. Jangan gampang menyebar dan percaya berita yang belum jelas kebenarannya.

3. Jangan julit sama tetangga

4. Bekerjalah dengan cerdas sampai tetangga nyangka Sahabat StudioEast pelihara babi ngepet 😄

Foto diambil dari : @DNK.id